Penerbitan Prosiding Dinamika Gender Menuju Akselerasi Pencapaian MDGs di Indonesia

Sebagai tindak lanjut dari Seminar Nasional “Dinamika Gender Menuju Akselerasi Pencapaian MDGs di Indonesia” pada tanggal 19 Desember 2013. Pusat Penelitian dan Pengembangan Gender LPPM UNS telah menerbitkan Prosiding Dinamika Gender Menuju Akselerasi Pencapaian MDGs di Indonesia. Artikel - artikel pada prosiding ini mengkaji tentang dinamika gender dalam upaya mencapai target MDGs. Pada bagian pertama mengkaji tentang kemiskikan dan Pemberdayaan Perempuan, yang mencakup isu-isu seputar peran perempuan dalam aksi kolektif, ketahanan pangan, ekonomi kreatif dan jaringan komunikasi. Pada bagian kedua mengkaji tentang lingkungan dan kesehatan yang mencakup isu-isu seputar penanggulangan HIV/ AIDS yang sensitif gender, kesehatan reproduksi, difabilitas, pertanian, kehutanan serta penanggulangan bencana. Sedangkan pada bagian ketiga mengkaji tenatng kesetaraan gender, Pendidikan dan Anak yang mencakup isu-isu tentang teologi pembebasan dalam Islam, pola inetgrasi dalam satuan pendidikan formal, advokasi dan keadilan hukum, pekerja terburuk anak , komunikasi pathic dalam keluarga serta kota layak anak.

Berikut adalah judul-judul dalam prosiding :

Kelompok I : Kemiskinan dan Pemberdayaan Perempuan

No

Judul

1. Perubahan Peran Perempuan Melalui PeningkatanAksi Koletif
2. Pemberdayaan Perempuan Guna Menjamin Pemenuhan  Hak-hak Anak dalam Keluarga Pasca Perceraian
3. Kearifan Lokal Masyarakat Agraris dalam Ketahanan Pangan di Pedesaan   Lereng Lawu Kabupaten Karanganyar
4. Jaringan Komunikasi Pengusaha Muslimah Kudus
5. Kesetaraan Gender dalam Hak Atas Pangan: sebuah tinjauan Kebijakan yang Responsif Gender
6. Pemberdayaan Perempuan Pengrajin Batik Dalam Pengembangan Ekonomi kreatif di Kabupaten Bantul
7. Pemberdayaan Perempuan Pengrajin Lurik Melalui Diversifikasi Produk dalam Rangka Mempertahankan Budaya Lokal di Kabupaten Klaten
8. Model Pemberdayaan Perempuan Miskin Melalui Pengembangan Usaha Produktif Menuju Kemandiriian Ekonomi di Kota Surakarta
9. Membangun Kesadaran Hukum Berwawasan Gender Bagi Warga Miskin Kota Terhadap Praktek Nikah Siri Menuju Perubahan Relasi Sosial yang Adil dan Setara
10. Pencapaian target MDGs Bidang kemiskinan Melalui Model Edukasi Peningkatan Kesadaran berzakat di Kota Surakarta

Kelompok II : Lingkungan dan Kesehatan

No

Judul

1. Penanggulangan HIV/ AIDS Sensitif Gender
2. Perspektif Gender dalam program Reducting Emission Deforestation and Forest Degradation sebagai upaya pencapaian sasaran MDGs 2015
3. Hasrat Seksual Suami Buruh Migran dan Pengetahuannya tentang HIV/AIDS di Kabupaten Banyumas Provinsi Jawa Tengah
4. Tipologi Rumah Pengrajin Gerabah Setelah Gempa sebagai Adaptasi terhadap Industri Pariwisata yang Berperspektif Gender
5. Perempuan Tangguh Bencana di Yogyakarta (Studi tentang Daya Lenting Perempuan Pasca Erupsi Merapi 2010)
6. Reinvensi Nilai-nilai Ecofeminisme dalam Rumah Adat Jawa sebagai Fondasi Pengelolaan Hunian Ramah Lingkungan
7. Partisipasi Wanita Nelayan dalam Pengelolaan Lingkungan Wilayan Pesisir Kabupaten Bantul
8. Konversi Lahan Pertanian Produktif dan Dampaknya Bagi Perempuan Petani di Kabupaten Sleman
9. Tubuh Perempuan dan Difabilitas : Quo Vadia Sterilisasi pada Perempuan Down Sindrom
10. Kesehatan Reproduksi Remaja Putri
11. Penelitian Lingkungan Berpespektif Gender di Bidang Kehutanan
12. Strategi Mempertahankan kearifan Lokal Kesehatan pada Perempuan Samin di Kaki Pegunungan Kendeng Pati

Kelompok III : Kesetaraan Gender, Pendidikan dan Anak

No

Judul

1. Teologi Pembebasan dalam Islam Menuju Keadilan Gender
2. Wacana Kesetaraan Gender dan Maskulinitas dalam Pandangan Pria Metroseksual Kota Medan
3. Pengaruh Karakteristik Sosial Ekonomi Keluarga dan Fasilitas Belajar Terhadap Pola Asuh Belajar Siswa Sekolah Dasar dan Menengah Pertama:  Pendekatan Structural Equation Modelling
4. Pola Integrasi Gender Pada Satuan Pendidikan Formal
5. Advokasi dan Keadilan Hukum bagi Perempuan Difabel Korban Kekerasan
6. Dilema Pekerja Anak ( Studi Kasus Tentang Bentuk - Bentuk Pekerjaan Terburuk Bagi Anak di Kota Surakarta)
7. Kritik Teori Hukum Feminis (Feminst Legal Theory) Terhadap Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 Tentang Pornografi
8. Peluang dan Tantangan UU Nomor 23 Tahun 2004 Dalam Konteks Masyarakat Terbuka Indonesia
9. Analisis Kebijakan tentang Pengarusutamaan Gender Bidang  Pendidikan
10. Implementasi Komunikasi Pathic Dalam Keluarga Sebagai Salah Satu Upaya Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga
11. Kemitraan Pemerintah, Masyarakat dan Swasta untuk Mewujudkan Kota Surakarta sebagai Kota Layak Anak : Tinjauan dari Perspektif Human Governance