Feb
2
2011

Update CV Peer Group dan Pegiat Gender

Dalam rangka penyusunan rencana kerja P3G LPPM UNS, maka diharapkan peer group dan pegiat gender untuk mengisi form CV dan  form kesediaan

Contoh Form dapat didownload disini contoh-format-cv dan lembar-konfirmasi

Jan
28
2011

Seminar dan Launcing Buku “Pergeseran Paradigma Pembangunan Pemberdayaan Perempuan Menuju Pengarusutamaan Gender”


P3G UNS akan mengadakan seminar dan launcing buku berjudul “Pergeseran Paradigma Pembangunan Pemberdayaan Perempuan Menuju Pengarusutamaan Gender”. Kegiatan direncanakan akan dilaksanakan pada hari Kamis 24 Maret 2011 bertepat di Ruang Sidang Senat Lantai 2 Kantor Pusat UNS. Seminar dan launcing buku tersebut, diselenggarakan dalam rangka memperingati Dies Natalies UNS ke-35 sekaligus dalam rangka in Memoriam (Alm)Ibu Gerarda Sunarsih, M.A. Akan hadir sebagai pembicara dalam seminar tersebut antara lain:

1. Prof. Dr. Keppy Sukesi,

2. Prof.Dr. Sri Samiyati,

3. Dr. Prahastiwi Utari, dan

4. Dr. Muh. Fauzi, M.Ag

Seminar diharapkan akan dihadiri oleh akedemisi seluruh Indonesia, Lembaga Swadaya Masyarakat(LSM) dan stakeholders yang relevan dengan gender dan pemberdayaan perempuan. Bagi yang berminat mengikuti launcing dan seminar tersebut dapat memghubungi sekretarian :

P3G LPPM UNS Lantai 2 Gedung LPPM UNS

CP: 08156721628 (Insiwi Febriary S)

Jan
28
2011

P3G Diminta Menjadi Pembicara Oleh Pemerintah Kota Tegal

Pusat Penelitian dan Pengembangan Gender LPPM UNS diminta oleh Pemerintah  Dinas Pendidikan Kota Tegal untuk menjadi pembicara dengan judul Pendidikan Berwawasan Gender. Kegiatan tersebut  akan dilaksanakan pada hari Rabu tanggal  9 Februari 2011 bertempat di Ruang Adipura Walikota dan akan dihadiri oleh 300 guru termasuk Lembaga Kursus

Jan
28
2011

P3G Diminta Menjadi Narasumber Dalam Kegiatan Pendampingan Penyusunan ARG

Kepala P3G LPPM UNS diminta oleh pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebagai Anggota Tim Teknis Penyusunan Anggaran Responsif Gender di Provinsi Jawa Tengah. Terkait dengan hal tersebut maka Kepala P3G diminta untuk menjadi narasumber dalam kegiatan pendampingan penyusunan Anggaran Responsif Gender pada SKPD pada :

a. Badan ketahanan pangan Prov jateng (20 Januari 2011)

b. Badan Koord. Penyuluhan Prov. Jateng ( 24 Januari 2011)

c. Dinas pe4rkebunan Prov. Jateng (25 Januari 2011)

d. Dinas kehutanan Prov Jateng ( 21 Februari 2011)

Jan
27
2011

Penyusunan Rencana Aksi Daerah Millenium Development Goals (RAD MDGs) Provinsi Jawa tengah tahun 2011-2015

Pusat Penelitian dan Pengembangan gender LPPM UNS ditunjuk oleh Gubernur Jawa Tengah Nomor 050.13/69/2010 tanggal 31 Desember 2010 ditetapkan sebagai anggota Kelompok Kerja Penyusunan Rencana Aksi Daerah Percepatan pencapaian target Millenium Development Goals (RAD MDGs) Provinsi Jawa Tengah Tahun 2011-2015. P3G LPPM UNS ditetapkan sebagai salah satu anggota dalam kelompok kerja 2 : Pendidikan Dan Gender. Tanggung jawab target MDGs adalah mencapai pendidikan untuk semua serta mendorong kesetaraan gender dam pemberdayaan perempuan

Uraian tugas kelompok kerja 2 Pendidikan dan Gender, antara lain mengidentifikasi capaian, tujuan, target, indikator serta penetapan program/kegiatan prioritas terkait dengan angka partisipasi murni sekolah dasar, proporsi murid kelas satu yang berhasil menamatkan sekolah dasar, angka melek huruf penduduk usia 15-24 tahun perempuan dan laki-laki, rasio perempuan terhadap laki-laki di tingkat pendidikan dasar, menengah dan tinggi, kontribusi perempuan dalam pekerjaan upahan disektor non-pertanian, proporsi kursi yang diduduki perempuan di DPR

Jan
27
2011

AKREDITASI P3G

Berdasarkan Keputusan Rektor UNS Nomor 01/H27/PP/2011 tanggal 3 Januari 2011 tentang Akreditasi Pusat Studi di lingkungan LPPM UNS ditetapkan  bahwa Pusat Penelitian dan Pengembangan Gender (P3G)  memperoleh hasil akreditasi dengan nilai A. Dengan hasil tersebut diharapkan P3G dapat meningkatkan kualitas pengelolaan secara berkesinambungan.

Jan
27
2011

Narasumber Seminar

P3G LPPM UNS diminta untuk menjadi narasumber pada Pelatihan Penyusunan Anggaran Responsif Gender dan Silabus serta Rencana Pembelajaran Pendidikan Responsif Gender di Dinas Pendidikan Provinsi  Maluku besok pada hari jum’at tanggal 28 januari 2011

Nov
9
2010

SEMINAR HASIL PENELITIAN PEKERJA ANAK KOTA SURAKARTA

Bertempat di ruang sidang I LPPM UNS, Pusat Penelitian dan Pengembangan Gender Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Sebelas Maret (P3G LPPM UNS) bekerjasama dengan Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Surakarta akan menggelar seminar hasil riset mengenai pekerja anak di Kota Surakarta pada Selasa, 9 Nopember 2010.
Seminar direncanakan akan diikuti oleh peserta dari Dinas/SKPD/Badan yang berkaitan dengan pekerja anak, PSW/PSG se kota Surakarta, LSM/yayasan terkait masalah anak, forum anak, serta akademisi perguruan tinggi.
Dr. Ismi Dwi Astuti, Kepala P3G LPPM UNS mengungkapkan bahwa riset yang dilakukan P3G dengan koordinator peneliti Drs. D. Priyo Sudibyo, M.Si, dkk ini mengkaji tentang pekerja anak dengan mendasarkan atas Konvensi Hak Anak (KHA) dari PBB serta pemberlakuan UU No. 23 Tahun 2002. “riset mengenai pekerja anak yang kami laksanakan didasarkan pada Konvensi Hak Anak serta pemberlakuan UU No. 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak yang belum berusia 18 tahun”.
“Langkah strategis pertama yang perlu dilakukan, adalah dengan melakukan eksplorasi terhadap pekerja anak sehingga data yang akurat tentang kondisi riil mereka baik secara kuantitatif maupun kualitatif, serta titik persebarannya dapat diperoleh”, jelas Dr. Ismi.
Ada dua hal yang diinginkan dari pelaksanaan studi eksplorasi terhadap pekerja anak, antara lain untuk mengetahui profil pekerja anak yang melakukan pekerjaan terburuk bagi anak di wilayah Kota Surakarta, dan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang melatarbelakangi anak bekerja pada bentuk-bentuk pekerjaan terburuk bagi anak di wilayah kota Surakarta.
Hasil riset menunjukkan bahwa dari 45 anak yang terdiri dari 12 anak perempuan (10 anak berusia 10 - 17 tahun) dan 33 anak laki-laki (16 anak berusia 10 - 17 tahun), bekerja di berbagai sektor atau bidang diantaranya, 5 anak bekerja di sektor konstruksi, 5 anak terlibat AYLA, 6 anak sebagai pemulung sampah, 10 anak menjadi anak jalanan, 1 anak sebagai PRT, 11 anak bekerja di industri rumahan dan 7 anak bekerja di sektor mengandung bahan kimia berbahaya.
Bila dilihat dari jam kerjanya, 32 anak bekerja 4-8 jam, 6 anak bekerja selama kurang dari 4 jam dan 7 anak lebih dari 8 jam. Sedangkan berdasarkan pendapatan 28 anak memperoleh pendapatan kurang dari 25 ribu rupiah sehari dan 17 anak memperoleh lebih atau sama dengan 25 ribu rupiah perhari.
Untuk pemanfaat atau penggunaan pendapatan anak-anak yang dieksplorasi mengungkapkan untuk diri sendiri dan orang tua sebanyak 19 anak dan 18 anak menggunakannya untuk diri sendiri.
Adapun bentuk kekerasan ditempat kerja Dr. Ismi mengungkapkan bahwa pada umumnya pekerja anak mengalami kekerasan. “Mereka (pekerja anak) umumnya mengalami dua bentuk kekerasan yakni fisik dan psikis selama mereka bekerja. Adapun Faktor penyebab anak bekerja terutama karena alasan ekonomi, keluarga “broken home”, malas sekolah dan lingkungan pertemanan”.
“Data-data di lapangan menunjukkan masih banyak terjadi pengabaian hak anak. Oleh karena itu, forum diskusi yang akan kami selenggarakan (9/11) juga bermaksud untuk menampung masukan dari peserta mengenai data hasil riset kami yang selanjutnya dapat dijadikan dasar perumusan kebijakan penanganan dan upaya penghapusan bentuk-bentuk pekerjaan terburuk anak”, harap Dr. Ismi.

Jul
15
2010

Kepala P3G UNS ditetapkan sebagai anggota Kelompok Kerja Tim Pengembangan KLA Kota Surakarta

Kepala P3G UNS ditetapkan sebagai anggota Kelompok Kerja Tim Pengembangan Kota Layak Anak (KLA) Kota Surakarta khususnya sebagai anggota kelompok kerja bidang Pendidikan. Berdasarkan keputusan Walikota Surakarta nomor 130.05/56-A/1/2010 yang ditetapkan pada tanggal 14 Juli 2010. Dalam  ketetapan tersebut P3G LPPM UNS bertugas melakukan pengkajian dan pengembangan Kota Layak Anak serta mempublikasikan hasil kajian

Jun
15
2010

Penandatangan Nota Kesepakatan tentang Pengembangan Kota Layak Anak (KLA)

P3G UNS telah menadatangani nota kesepakatan tentang pengembangan Kota Layak Anak (KLA) Kota Surakarta Nomor 463/1.995.1. Nota Kesepakatan tersebut ditandantangai pada hari Senin tanggal 14  bulan Juni tahun 2010 dan akan berlaku sampai dengan tahun 2015